Kebijakan Editorial Ruang Mata
Integritas, akurasi ilmiah, dan keterbukaan adalah fondasi utama setiap tulisan yang kami terbitkan. Pedoman ini menjabarkan bagaimana tim redaksi kami menyusun, memverifikasi, dan memperbarui informasi.
1. Kriteria Pemilihan Sumber Ilmiah
Dalam menyusun panduan mengenai kesehatan visual dan kebiasaan digital, Ruang Mata hanya merujuk pada sumber yang memiliki reputasi akademik dan klinis yang kredibel:
- Pedoman Resmi Lembaga Kesehatan Publik: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
- Organisasi Profesi Oftalmologi & Optometri: American Academy of Ophthalmology (AAO), Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), American Optometric Association (AOA), dan Association of Optometrists.
- Jurnal Ilmiah Peer-Reviewed: Studi klinis, telaah sistematis, dan meta-analisis yang terindeks di pangkalan data terakreditasi seperti PubMed, ScienceDirect, dan The Cochrane Library.
- Standar Ergonomi dan Keselamatan Kerja: Occupational Safety and Health Administration (OSHA) dan Illuminating Engineering Society (IES).
Kami secara tegas menolak mengutip blog pemasaran produk, advertorial berbayar, klaim testimoni perorangan tanpa uji klinis, atau situs yang mempromosikan metode penyembuhan alternatif yang tidak terbukti secara medis.
2. Prinsip Non-Sensasionalisme dan Harapan Realistis
Ruang Mata menolak praktik pembuatan judul umpan klik (clickbait) atau penyebaran klaim berlebihan yang menjanjikan "kesembuhan minus dalam sekejap", "latihan senam mata pemulih penglihatan sempurna", atau "kacamata ajaib pencegah kebutaan". Kami menyajikan fakta fisiologis apa adanya—termasuk keterbatasan dari metode ergonomis dan intervensi mandiri.
3. Larangan Konflik Kepentingan
Penulis dan kurator konten Ruang Mata dilarang menerima imbalan, hadiah, atau kompensasi finansial dari merek produk kacamata, suplemen mata, atau perangkat monitor untuk mempromosikan produk tertentu dalam artikel editorial. Jika suatu saat terdapat ulasan perangkat keras, tinjauan tersebut dilakukan secara objektif dengan menyebutkan kelebihan dan kelemahannya secara berimbang.
4. Kebijakan Koreksi dan Pembaruan Konten
Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang. Jika terdapat bukti ilmiah baru yang memperbarui konsensus medis sebelumnya, atau jika pembaca menemukan kekeliruan faktual dalam artikel kami, tim redaksi akan segera melakukan investigasi dan memperbarui artikel terkait secara transparan dengan mencantumkan tanggal revisi terbaru.
Pembaca dapat menyampaikan masukan atau permohonan koreksi melalui formulir pada halaman Kontak & Redaksi.